Archive for September 2019
“CURHATAN
ANAK MATEMATIKA”
HELLO temen” balik lagi
bersama YANUAR, kali ini aku akan
membagikan curhatan tentang anak matematika.
Banyak yang bilang
matematika itu menjadi momok yang menakutkan bagi siswa, mata pelajaran ini
dianggap sulit karena memang memerlukan perhitungan yang akurat dalam
pengerjaanya, banyak rumus dll. Jadi nggak heran kalau jurusan matematika
kurang diminati di jenjang Perguruan Tinggi.
Akupun sering ditanya,
sama teman”ku atau bahkan saudara”ku mengenai gimana rasanya kuliah jurusan
matematika dan belajar matematika. Yaps memang matematika itu kelihatanya
sulit, namun jika kita sering mempelajarinya InsyaAllah yang sulit menjadi
mudah jika kita memahaminya. Akupun sampai sekarang masih sering menemukan
soal” matematika yang belum aku pahami, namun aku berusaha mencoba untuk
mempelajarinya sampai aku mengerti.
Nah ada yang Tanya juga
nih ke aku, apakah matematika itu Cuma ngitung-ngitung doang..?
Menurutku enggak si..,
di matematika juga kita diajarkan mengaanalisis, membuktikan, dll. Jd tidak
selalu menghitung-hitung.
Belajar matematika
tentunya ada suka dan dukanya temen”.
Sukanya belajar
matematika itu bukan hanya belajar materi dan hitung”an, tapi juga belajar
menganalisis dan berpikir secara logika serta kita harus bisa mengkontruksi
konsep” matematika.
Melalui matematika,
kita dipaksa belajar, karena belajar matematika itu tidak cukup hanya dibaca
saja. Tapi kita juga harus menulis ulang, dikerjakan dan dilatih kembali
materi” yang telah kita pelajari.
Ketika kita bisa
mengajarkan matematika ke siswa atau orang lain, apalagi membuat siswa suka
matematika rasanya tuh ada kebanggaan tersendiri hehe..dan kita bisa
menunjukkan ke siswa kalau belajar matematika itu menyenangkan..
Dukanya belajar
matematika yaitu ketika kita menemukan soal” yang sulit dan belum bisa mengerti
proses mengerjakannya..sampai kepala pusingpun belum menemukan jawabannya
wkwk..
Anak matematika juga
sering diomong, anak matematika tu orang nya serius nggak bisa diajak becanda..
Wahh menurutku mah
enggak seperti itu sih temen”, ada kalanya kita serius dan ada kalanya kita
juga becandaan tergantung situasi dan kondisi hehe.. bisa juga tergantung
kepribadian orangnya. Setiap orang kan memiliki kepribadian yang berbeda”.
Nah jadi aku punya
saran nih temen”/adik” yang masih sekolah, hilangkan pemikiran kalian kalau
matematika itu menjadi momok yang menakutkan dan susah. Jadi kalian nggak usah
bimbang lagi ketika nanti lulus SMA/SMK mau ngambil jurusan matematika.
Akupun pernah dikasih
kesempatan untuk mengajar anak” di sekolah SMPN 1 BANGUNREJO pada tahun 2018
selama sebulan sekaligus untuk penelitian SKRIPSI ku. Ketika itu aku mengajar
di kelas VII.A .. disitulah banyak karakter & sifat anak” yg berbeda”.
Berdasarkan sedikit wawancara terhadap siswa” tersebut, mereka lebih senang
ketika diajar guru yang masih muda, karena menurut mereka bisa lebih cepat
akrab dan ketika pembelajaran siswa tidak merasa tegang dan takut, sehingga
siswa mudah memahami materi tanpa ada tekanan ketika belajar. Selama ini masih
banyak siswa yang masih merasa takut ketika diajar guru matematika, menurut
mereka guru matematika itu galak, sehingga secara tidak langsung itu akan
membuat siswa merasa takut ketika diajarkan matematika dan membuat siswa tidak
fokus saat belajar. Nah…maka dari itu untuk mengatasi masalah tersebut adalah
bagaimana cara membuat mereka senang terhadap kita dan cara mengajar kita,
secara tidak langsung mereka juga mempunyai antusias lebih untuk belajar
matematika dan membuat mereka lebih fokus saat belajar matematika. Bahkan ada
juga yang mengatakan, “matematika udah sulit ketemu guru galak pula dan
ngajarnya ngebosenin, jd males buat belajar matematika”..wkwk
Menurutku pribadi, ada
saatnya guru bersikap tegas terhadap murid, ketika murid susah dikondisikan.
Semisal murid yang ribut saat pelajaran, tidur, dan lain sebagainya yg dapat
mengganggu siswa lain yang masih belajar. Guru galak bukan berarti, guru tidak
sayang terhadap muridnya, justru guru yang galak berarti perhatian terhadap
muridnya..(tuu dengerin adik” yang masih sekolah hehe…).
Menurutku pekerjaan
sebagai guru adalah pekerjaan yang sangat mulia temen”, jadi jangan berkecil
hati ketika kalian diejek temen”nya..cita”kok jadi guru, gaji kecil lah atau
apalah yang gak enak didengar..
Nah sekarang aku
balikkan kata” mereka yang ngata-ngatain cita-cita menjadi guru..hehe..
Mengapa aku ngomong
cita-cita jadi guru sangat mulia..selain kita memberikan ilmu yang bermaanfaat
untuk orang lain kita juga InsyaAllah akan mendapatkan Pahala jika kita
mengajar dengan ikhlas.
Sekarang gini, seorang
presiden tidak akan bisa menjadi presiden tanpa ada bantuanya seorang GURU
begitupun dengan, pejabat, pengusaha, DPR, dan lain sebagainya.
Karena tidak mungkin
seorang presiden yang baru lahir bisa menjadi presiden yang hebat, cerdas dll..
kalau mereka tidak disekolahkan terlebih dahulu.
Kita bisa membaca
karena siapa?.. karena GURU
Kita bisa menghitung
karena siapa?.. karena GURU
Dan masih banyak lagi
hal yang sebelumnya kita belum bisa menjadi bisa. Ataupun yang belum mengerti
menjadi mengerti karena semua berkat dari GURU-GURU kita temen”…
Untuk itu temen”/adik”
jangan berkecil hati ketika kalian mempunyai cita” menjadi guru..dan tetap
berusahalah untuk menggapai cita” yang kalian inginkan.
SO…teruslah semangat
mentut/menimba ilmu.. dan wujudkan cita” kalian yang selama ini kalian
idam-idamkan.
Sekian curhatan dari
aku hehe.., Terimakasih telah berkunjung di BLOG. M YANUAR RAMADHAN..
Jika kalian suka Blog
ini, jangan lupa share ke temen” kalian ya..
THANKS YOU…

