Archive for 2019


“CURHATAN ANAK MATEMATIKA”

HELLO temen” balik lagi bersama YANUAR, kali ini aku akan membagikan curhatan tentang anak matematika.
Banyak yang bilang matematika itu menjadi momok yang menakutkan bagi siswa, mata pelajaran ini dianggap sulit karena memang memerlukan perhitungan yang akurat dalam pengerjaanya, banyak rumus dll. Jadi nggak heran kalau jurusan matematika kurang diminati di jenjang Perguruan Tinggi.
Akupun sering ditanya, sama teman”ku atau bahkan saudara”ku mengenai gimana rasanya kuliah jurusan matematika dan belajar matematika. Yaps memang matematika itu kelihatanya sulit, namun jika kita sering mempelajarinya InsyaAllah yang sulit menjadi mudah jika kita memahaminya. Akupun sampai sekarang masih sering menemukan soal” matematika yang belum aku pahami, namun aku berusaha mencoba untuk mempelajarinya sampai aku mengerti.
Nah ada yang Tanya juga nih ke aku, apakah matematika itu Cuma ngitung-ngitung doang..?
Menurutku enggak si.., di matematika juga kita diajarkan mengaanalisis, membuktikan, dll. Jd tidak selalu menghitung-hitung.
Belajar matematika tentunya ada suka dan dukanya temen”.
Sukanya belajar matematika itu bukan hanya belajar materi dan hitung”an, tapi juga belajar menganalisis dan berpikir secara logika serta kita harus bisa mengkontruksi konsep” matematika.
Melalui matematika, kita dipaksa belajar, karena belajar matematika itu tidak cukup hanya dibaca saja. Tapi kita juga harus menulis ulang, dikerjakan dan dilatih kembali materi” yang telah kita pelajari.
Ketika kita bisa mengajarkan matematika ke siswa atau orang lain, apalagi membuat siswa suka matematika rasanya tuh ada kebanggaan tersendiri hehe..dan kita bisa menunjukkan ke siswa kalau belajar matematika itu menyenangkan..
Dukanya belajar matematika yaitu ketika kita menemukan soal” yang sulit dan belum bisa mengerti proses mengerjakannya..sampai kepala pusingpun belum menemukan jawabannya wkwk..
Anak matematika juga sering diomong, anak matematika tu orang nya serius nggak bisa diajak becanda..
Wahh menurutku mah enggak seperti itu sih temen”, ada kalanya kita serius dan ada kalanya kita juga becandaan tergantung situasi dan kondisi hehe.. bisa juga tergantung kepribadian orangnya. Setiap orang kan memiliki kepribadian yang berbeda”.
Nah jadi aku punya saran nih temen”/adik” yang masih sekolah, hilangkan pemikiran kalian kalau matematika itu menjadi momok yang menakutkan dan susah. Jadi kalian nggak usah bimbang lagi ketika nanti lulus SMA/SMK mau ngambil jurusan matematika.


Akupun pernah dikasih kesempatan untuk mengajar anak” di sekolah SMPN 1 BANGUNREJO pada tahun 2018 selama sebulan sekaligus untuk penelitian SKRIPSI ku. Ketika itu aku mengajar di kelas VII.A .. disitulah banyak karakter & sifat anak” yg berbeda”. Berdasarkan sedikit wawancara terhadap siswa” tersebut, mereka lebih senang ketika diajar guru yang masih muda, karena menurut mereka bisa lebih cepat akrab dan ketika pembelajaran siswa tidak merasa tegang dan takut, sehingga siswa mudah memahami materi tanpa ada tekanan ketika belajar. Selama ini masih banyak siswa yang masih merasa takut ketika diajar guru matematika, menurut mereka guru matematika itu galak, sehingga secara tidak langsung itu akan membuat siswa merasa takut ketika diajarkan matematika dan membuat siswa tidak fokus saat belajar. Nah…maka dari itu untuk mengatasi masalah tersebut adalah bagaimana cara membuat mereka senang terhadap kita dan cara mengajar kita, secara tidak langsung mereka juga mempunyai antusias lebih untuk belajar matematika dan membuat mereka lebih fokus saat belajar matematika. Bahkan ada juga yang mengatakan, “matematika udah sulit ketemu guru galak pula dan ngajarnya ngebosenin, jd males buat belajar matematika”..wkwk
Menurutku pribadi, ada saatnya guru bersikap tegas terhadap murid, ketika murid susah dikondisikan. Semisal murid yang ribut saat pelajaran, tidur, dan lain sebagainya yg dapat mengganggu siswa lain yang masih belajar. Guru galak bukan berarti, guru tidak sayang terhadap muridnya, justru guru yang galak berarti perhatian terhadap muridnya..(tuu dengerin adik” yang masih sekolah hehe…).
Menurutku pekerjaan sebagai guru adalah pekerjaan yang sangat mulia temen”, jadi jangan berkecil hati ketika kalian diejek temen”nya..cita”kok jadi guru, gaji kecil lah atau apalah yang gak enak didengar..
Nah sekarang aku balikkan kata” mereka yang ngata-ngatain cita-cita menjadi guru..hehe..
Mengapa aku ngomong cita-cita jadi guru sangat mulia..selain kita memberikan ilmu yang bermaanfaat untuk orang lain kita juga InsyaAllah akan mendapatkan Pahala jika kita mengajar dengan ikhlas.
Sekarang gini, seorang presiden tidak akan bisa menjadi presiden tanpa ada bantuanya seorang GURU begitupun dengan, pejabat, pengusaha, DPR, dan lain sebagainya.
Karena tidak mungkin seorang presiden yang baru lahir bisa menjadi presiden yang hebat, cerdas dll.. kalau mereka tidak disekolahkan terlebih dahulu.
Kita bisa membaca karena siapa?.. karena GURU
Kita bisa menghitung karena siapa?.. karena GURU
Dan masih banyak lagi hal yang sebelumnya kita belum bisa menjadi bisa. Ataupun yang belum mengerti menjadi mengerti karena semua berkat dari GURU-GURU kita temen”…
Untuk itu temen”/adik” jangan berkecil hati ketika kalian mempunyai cita” menjadi guru..dan tetap berusahalah untuk menggapai cita” yang kalian inginkan.
SO…teruslah semangat mentut/menimba ilmu.. dan wujudkan cita” kalian yang selama ini kalian idam-idamkan.

Sekian curhatan dari aku hehe.., Terimakasih telah berkunjung di BLOG. M YANUAR RAMADHAN..
Jika kalian suka Blog ini, jangan lupa share ke temen” kalian ya..
THANKS YOU…



Curhatan Anak Matematika (M Yanuar Ramadhan)

Posted by : M yanuar Ramadhan 0 Comments

“KISAH KLASIK DI PERKULIAHAN”
Melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau Kuliah tentunya adalah idaman setiap orang. Meskipun tidak semua berfikiran seperti itu, namun mayoritas. Pendidikan yang semakin tinggi tentu dalam masyarakat umum lebih dipandang dan “terjamin”. Apalagi sebagai  orang tua, memiliki anak yang kuliahan hingga menyandang status “Sarjana” adalah idaman sekaligus kebanggan  yang tak ternilai harganya. Begitupun dengan mereka calon dan telah menjadi mahasiswa, ada ketertarikan tersendiri sebagai seorang anak kuliahan.  Bukan hanya untuk belajar dan menerima segudang tugas dari para dosen, namun lebih dari itu lagi. Menjadi anak kuliahan memiliki “nilai lebih”.
Mimpi merupakan sesuatu yang diidam-idamkan agar tercapai dalam hidup kita. Mimpi akan memberikan semangat bagi kita, karena ketika bermimpi, kita telah memiliki penghargaan agar apa yang sedang kita impikan bisa tercapai suatu saat nanti. Termasuk saya, saya memiliki mimpi-mimpi yang besar yang ingin saya wujudkan dalam diri ini. Saat ini saya sedang menjalani status sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi dilampung, yaitu STKIP Muhammadiyah Pringsewu dijurusan Pendidikan Matematika, dan Alhamdulillah telah menyelesaikan tugas akhir kuliah yaitu SKRIPSI, dan semoga saya bisa wisuda ditahun ini (2019)..hehe.AAMIIN…
Pada awal kuliah saya telah memiliki tekad untuk menjadi mahasiswa yang berguna, saya mulai berpikir bagaimana cara dan langkah yang harus saya terapkan agar saya bisa menjadi mahasiswa yang berguna baik untuk diri sendiri maupun untuk orag lain. Disitulah saya beradaptasi dengan lingkungan baru, teman baru, dan suasana baru tentunya. Saya sangat bersyukur ditemukan dengan orang-orang yang baik disekitar saya, tentunya kelurga baru selama kuliah, yaitu mahasiswa Pendidikan MTK angkatan 2015 J. Mungkin suatu saat saya akan merindukan mereka ketika setelah selesai menempuh sarjana nanti.  “setiap ada pertemuan pasti akan ada perpisahan, namun dengan perpisahan tidak harus melupakan apa yang sudah dilewati bersama”.

Yaps, mereka adalah sahabat-sahabat terbaik yang saya miliki selama perkuliahan.
       Perkuliahan tak selamanya indah, seperti apa yang kita harapkan, ada kalanya kita merasa bosan dan lelah. Apalagi ketika memasuki semester akhir seperti semester ke VI, dst. Disitulah saya berfikir, semua yang kita inginkan tidaklah instan, namun semua butuh proses dan usaha yang kita lakukan untuk menggapai sesuatu yang kita inginkan. Ada beberapa hal yang harus kita miliki selama menjadi mahasiswa, yaitu:
1.      Semangat
Semangat merupakan roh kehidupan yang menjiwai segala hal dalam diri kita untuk menjalani aktivitas kehidupan sehari-hari. Semangat mampu menciptakan jalan, mengusir ketakutan, mengobati rasa lelah, dan mengantarkan kita pada tujuan. Satu kata semangat yang sampai saat ini pegang erat-erat adalah “Wahai anak muda, jika kamu tidak dapat menanggung betapa letihnya belajar maka kamu harus menanggung betapa pahitnya kebodohan”. Hal inilah yang selalu mendasari saya tetap semangat dalam belajar untuk menggapai suatu tujuan yang kita inginkan.
2.      Manajemen waktu yang baik
Memanajemen waktu yang baik adalah cara kita untuk membagi-bagi waktu kita. Pembagian waktu dilakukan untuk melakukan hal-hal yang benar-benar dianggap prioritas. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menyusun jadwal untuk kegitan kita, apalagi seperti saya yang menjadi anak kost, jadi harus bisa membagi waktu untuk kuliah dan kehidupan anak perantauan (anak kost) hehe..
3.      Memiliki Tujuan
Setiap Mahasiswa pasti memiliki tujuan masing-masing, ada yang bertujuan cuma ingin mendapatkan gelar sarjana saja, dan ada juga yang memang memprioritaskan dari awal untuk menggapai gelar sarjana karena ingin mewujudkan cita-citanya nanti seperti menjadi guru,dll. Karena itu memiliki tujuan adalah suatu kewajiban bagi kita selaku mahasiswa, karena kita harus berfikir, akan jadi apakah kita nanti setelah tamat kuliah S1, apakah mencari pekerjaan swasta, ingin menjadi guru, atau ingin lanjut kependidikan yang lebih tinggi yaitu S2. Namun yang kita harapkan adalah mewujudkan cita-cita kita tersebut, karena kita juga tidak ingin menjadi pengangguran setelah tamat kuliah nanti. Untuk itu bagaimanapun caranya kita harus mewujudkan cita-cita yang telah kita idam-idamkan sebelumnya. Sehingga kita harus memiliki tujuan apa yang harus kita capai nantinya.


Sekian dari saya, saya Muhamad Yanuar Ramadhan mengucapkan TERIMAKASIH yang sebesar-besarnya kepada kalian yang telah berkunjung dan membaca BLOG saya. Apabila ada penulisan yang kurang tepat saya mohon maaf, karena manusia tempatnya kesalahan heheee…….








Kisah Klasik di Perkuliahan

Posted by : M yanuar Ramadhan 0 Comments

- Copyright © Blog M. Yanuar Ramadhan - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -